{"id":4363,"date":"2026-06-05T02:57:31","date_gmt":"2026-06-05T02:57:31","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.yokkstore.id\/?p=4363"},"modified":"2026-06-05T02:57:31","modified_gmt":"2026-06-05T02:57:31","slug":"cara-setting-solo-vs-squad-free-fire","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/cara-setting-solo-vs-squad-free-fire\/","title":{"rendered":"Cara Setting Solo vs Squad Free Fire, Siap Tantang 1v4"},"content":{"rendered":"<p>Cara setting Solo vs Squad Free Fire sering dicari survivor yang ingin menguji skill lebih jauh tanpa bergantung pada rekan tim.<\/p>\n<p>Mode ini memang punya tantangan berbeda. Kalian tidak lagi melawan satu pemain saja, tapi harus siap menghadapi satu squad penuh yang bisa datang dari beberapa arah.<\/p>\n<p>Buat konten, latihan mekanik, atau sekadar menguji mental, Solo vs Squad bisa jadi mode yang seru. Tapi kalau dimainkan asal nekat, hasilnya bukan montage keren, melainkan auto lobby dalam hitungan menit.<\/p>\n<p>Makanya, sebelum masuk match, kalian perlu tahu cara setting Solo vs Squad Free Fire, strategi mainnya, senjata yang cocok, sampai kapan harus fight dan kapan harus mundur.<\/p>\n<h2>Apa Itu Solo vs Squad Free Fire?<\/h2>\n<p>Solo vs Squad Free Fire adalah kondisi ketika kalian bermain sendirian di mode Squad tanpa mendapatkan rekan tim dari sistem auto-match.<\/p>\n<p>Artinya, kalian masuk ke match sebagai satu player, sementara musuh bisa berisi squad lengkap dengan dua sampai empat orang.<\/p>\n<p>Mode ini sering dipakai player yang ingin melatih game sense, refleks, positioning, dan kemampuan menghadapi tekanan dari banyak musuh sekaligus.<\/p>\n<p>Namun, Solo vs Squad bukan mode yang ramah untuk pemula total. Kalau basic seperti aim, Gloo Wall, rotasi, dan membaca posisi musuh belum rapi, mode ini bisa terasa sangat berat.<\/p>\n<h2>Cara Setting Solo vs Squad Free Fire<\/h2>\n<p>Untuk memainkan Solo vs Squad, kalian hanya perlu mengatur mode match dari lobby Free Fire. Caranya cukup mudah, tapi jangan sampai lupa mematikan fitur auto-match.<\/p>\n<h3>1. Buka Game Free Fire<\/h3>\n<p>Langkah pertama, buka Free Fire seperti biasa dan masuk ke lobby utama.<\/p>\n<p>Pastikan koneksi internet stabil sebelum mulai. Solo vs Squad butuh respons cepat, jadi ping merah bisa membuat duel jadi jauh lebih sulit.<\/p>\n<h3>2. Tekan Opsi Ubah Mode<\/h3>\n<p>Di bagian lobby, cari opsi untuk mengganti mode permainan. Biasanya tombol ini ada di area kanan atas atau dekat pilihan mode match.<\/p>\n<p>Setelah ditekan, kalian akan melihat pilihan mode seperti Solo, Duo, dan Squad.<\/p>\n<h3>3. Pilih Mode Squad<\/h3>\n<p>Karena targetnya Solo vs Squad, pilih mode Squad. Ini membuat kalian masuk ke match yang berisi tim-tim squad.<\/p>\n<p>Jangan memilih Solo, karena mode Solo hanya mempertemukan kalian dengan pemain lain yang juga bermain sendiri.<\/p>\n<h3>4. Matikan Auto-Match<\/h3>\n<p>Ini bagian paling penting. Matikan fitur auto-match agar sistem tidak mencarikan rekan tim untuk kalian.<\/p>\n<p>Kalau auto-match masih aktif, kalian bisa dipasangkan dengan player random dan hasilnya bukan Solo vs Squad lagi.<\/p>\n<p>Setelah auto-match dimatikan, kalian akan masuk sendirian ke mode Squad.<\/p>\n<h3>5. Pilih Map dan Mulai Match<\/h3>\n<p>Setelah semua siap, pilih map yang ingin dimainkan. Bermuda cocok untuk latihan dasar karena banyak player sudah familiar dengan area dan rotasinya.<\/p>\n<p>Kalau ingin tantangan lebih taktis, kalian bisa mencoba map lain yang punya jalur rotasi berbeda.<\/p>\n<p>Tekan start, lalu siapkan mental. Begitu match dimulai, kalian harus bermain lebih sabar karena tidak ada teman yang bisa revive atau cover.<\/p>\n<h2>Ringkasan Setting Solo vs Squad Free Fire<\/h2>\n<p>Biar lebih gampang diikuti, berikut ringkasan cara setting Solo vs Squad di Free Fire.<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Langkah<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cara Setting<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Catatan Penting<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">1<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Masuk ke lobby Free Fire<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pastikan koneksi stabil sebelum mulai.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">2<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Buka opsi ubah mode<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cari menu pilihan Solo, Duo, dan Squad.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">3<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pilih mode Squad<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Mode ini membuat kalian bertemu tim squad.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">4<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Nonaktifkan auto-match<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Wajib dimatikan agar tidak mendapat rekan random.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">5<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pilih map dan tekan start<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Siapkan strategi karena kalian bermain sendirian.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dari tabel ini, kunci Solo vs Squad ada pada pilihan mode Squad dan auto-match yang dimatikan. Kalau auto-match lupa dimatikan, kalian akan tetap masuk bersama pemain random.<\/p>\n<h2>Tips Bermain Solo vs Squad Free Fire<\/h2>\n<p>Setelah setting selesai, tantangan sebenarnya baru dimulai. Solo vs Squad bukan cuma soal aim sakit, tapi juga cara membaca situasi dan memecah pertarungan agar tidak dikeroyok.<\/p>\n<h3>1. Punya Strategi Bertahan Sejak Awal<\/h3>\n<p>Di Solo vs Squad, kalian tidak punya backup. Jadi sejak landing, strategi harus lebih jelas.<\/p>\n<p>Kalau ingin bermain agresif, turun di area yang cukup ramai tapi masih punya banyak cover. Jangan langsung turun di hot drop paling padat kalau belum siap menghadapi banyak musuh sekaligus.<\/p>\n<p>Kalau ingin bermain lebih aman, pilih lokasi yang agak jauh dari jalur pesawat. Looting dulu, cari senjata, armor, medkit, dan Gloo Wall, lalu mulai cari peluang fight dari posisi yang lebih siap.<\/p>\n<p>Target awal bukan langsung wipe squad. Target awal adalah hidup cukup lama sampai resource kalian lengkap.<\/p>\n<h3>2. Selalu Lihat Sekeliling<\/h3>\n<p>Saat main Solo vs Squad, melihat sekitar jauh lebih penting dibanding mode biasa. Musuh tidak datang sendirian, dan teman mereka bisa flank dari kiri, kanan, atau belakang.<\/p>\n<p>Jangan terlalu fokus pada satu musuh yang sedang kalian tembak. Bisa saja rekan satu squad-nya sedang memutar untuk masuk dari angle lain.<\/p>\n<p>Biasakan cek minimap, dengarkan langkah, dan perhatikan arah tembakan. Kalau ada suara dari dua arah berbeda, jangan memaksakan duel terbuka.<\/p>\n<p>Cari cover dulu, pasang Gloo Wall jika perlu, lalu pecah fight menjadi duel kecil.<\/p>\n<h3>3. Jangan Terlalu Sering Fight Jarak Dekat Melawan Squad Lengkap<\/h3>\n<p>Close combat melawan squad lengkap sangat berbahaya. Walaupun kalian bisa knock satu musuh, tiga pemain lain bisa langsung masuk dan membalas.<\/p>\n<p>Kalau ingin fight jarak dekat, pastikan musuh sedang terpisah atau kalian punya posisi yang bisa membatasi jumlah lawan yang masuk sekaligus.<\/p>\n<p>Gunakan pintu, tangga, tembok, batu, atau Gloo Wall untuk memaksa musuh datang satu per satu.<\/p>\n<p>Jangan berdiri di area terbuka sambil menantang empat orang sekaligus. Itu bukan clutch, itu setor nyawa.<\/p>\n<h3>4. Segera Finishing Musuh yang Knock<\/h3>\n<p>Dalam Solo vs Squad, musuh yang knock tidak boleh terlalu lama dibiarkan. Kalau dibiarkan, rekan timnya bisa revive dan fight kembali jadi berat.<\/p>\n<p>Kalau situasinya aman, segera eliminasi musuh yang sudah knock. Ini membuat jumlah lawan berkurang dan tekanan dari squad musuh tidak lagi penuh.<\/p>\n<p>Namun, jangan terlalu memaksakan finishing kalau posisi kalian terbuka. Banyak player tumbang karena terlalu fokus menghabisi musuh knock, padahal rekan lawan sudah siap menembak.<\/p>\n<p>Prioritaskan keamanan dulu. Kalau bisa finishing dengan aman, lakukan. Kalau tidak, reposition dan cari angle baru.<\/p>\n<h3>5. Pecah Squad Musuh Jadi Duel 1v1<\/h3>\n<p>Kunci Solo vs Squad adalah membuat fight terasa seperti beberapa duel 1v1, bukan 1v4 terbuka.<\/p>\n<p>Gunakan cover untuk memisahkan pandangan musuh. Kalau satu musuh terlalu maju, hukum dulu dia sebelum rekan timnya sempat membantu.<\/p>\n<p>Jangan masuk ke tengah squad lawan. Biarkan mereka yang terpancing mengejar kalian, lalu manfaatkan posisi sempit untuk menumbangkan satu per satu.<\/p>\n<p>Strategi ini butuh kesabaran. Kalau kalian terlalu buru-buru, squad musuh akan mudah mengepung.<\/p>\n<h3>6. Gunakan Gloo Wall untuk Reset Fight<\/h3>\n<p>Gloo Wall adalah item wajib di Solo vs Squad. Tanpa Gloo Wall, kalian akan sulit bertahan dari tembakan banyak arah.<\/p>\n<p>Gunakan Gloo Wall untuk reload, healing, revive diri tidak mungkin karena kalian solo, tapi tetap bisa dipakai untuk memutus angle dan menunda push lawan.<\/p>\n<p>Jangan boros Gloo Wall untuk hal yang tidak penting. Simpan beberapa untuk mid game dan late game, karena tekanan squad biasanya makin berat saat zona mengecil.<\/p>\n<p>Kalau musuh mulai mengepung, pasang Gloo Wall untuk membuka ruang reposition. Jangan cuma diam di balik satu Gloo Wall sampai dikepung dari samping.<\/p>\n<h2>Rekomendasi Gaya Main Solo vs Squad<\/h2>\n<h3>Gaya Agresif<\/h3>\n<p>Gaya agresif cocok untuk player yang aim-nya sudah stabil dan berani mengambil risiko. Kalian bisa mencari fight sejak early game untuk menaikkan kill dan melatih mekanik.<\/p>\n<p>Namun, agresif di Solo vs Squad tetap harus pakai perhitungan. Ambil fight saat musuh terpisah, belum punya loot lengkap, atau sedang sibuk melawan squad lain.<\/p>\n<p>Kalau masuk fight tanpa info, kalian akan mudah dikeroyok.<\/p>\n<h3>Gaya Pasif Taktis<\/h3>\n<p>Gaya pasif taktis cocok untuk player yang ingin bertahan lebih lama. Kalian bisa turun lebih aman, loot dulu, lalu mengambil kill dari momen yang lebih jelas.<\/p>\n<p>Jangan artikan pasif sebagai ngendok terus. Pasif taktis berarti menunggu peluang, membaca zona, dan menyerang saat musuh lengah.<\/p>\n<p>Gaya ini cocok untuk latihan decision making dan rotasi.<\/p>\n<h3>Gaya Sniper<\/h3>\n<p>Gaya sniper bisa efektif di Solo vs Squad karena kalian bisa menekan musuh dari jauh tanpa langsung terlibat close combat.<\/p>\n<p>Gunakan senjata jarak jauh untuk knock musuh, lalu lihat apakah ada kesempatan finishing atau reposition.<\/p>\n<p>Namun, tetap bawa senjata jarak dekat. Begitu squad musuh mengetahui posisi kalian, mereka bisa push memakai Gloo Wall atau kendaraan.<\/p>\n<h2>Combo Karakter untuk Solo vs Squad Free Fire<\/h2>\n<p>Karakter yang cocok untuk Solo vs Squad biasanya punya fungsi sustain, damage, movement, atau informasi. Kalian harus bisa bertahan sendiri tanpa support dari teman.<\/p>\n<h3>Combo Agresif<\/h3>\n<p>Untuk gaya agresif, kalian bisa memakai karakter yang mendukung close combat dan recovery setelah fight.<\/p>\n<p>Karakter seperti Jota, Hayato, Wolfrahh, K, atau Alok bisa menjadi inspirasi combo karena membantu sustain, damage, atau movement saat duel.<\/p>\n<p>Combo agresif cocok untuk player yang sering memakai shotgun atau SMG. Tapi tetap ingat, skill karakter tidak akan menyelamatkan kalian kalau masuk ke tengah squad tanpa cover.<\/p>\n<h3>Combo Jarak Jauh<\/h3>\n<p>Kalau kalian suka sniper atau marksman, karakter seperti Maro, Rafael, Laura, atau Dasha bisa mendukung gaya main jarak jauh.<\/p>\n<p>Maro membantu damage jarak jauh, Rafael mendukung gaya stealth, Laura membantu akurasi saat scope, dan Dasha bisa membuat kontrol senjata terasa lebih nyaman.<\/p>\n<p>Combo seperti ini cocok untuk menekan squad dari high ground, bukan untuk duel barbar di dalam rumah.<\/p>\n<h3>Combo Fleksibel<\/h3>\n<p>Kalau kalian ingin build yang lebih seimbang, pilih satu skill untuk sustain, satu untuk damage, satu untuk movement, dan satu untuk informasi.<\/p>\n<p>Dengan combo fleksibel, kalian lebih siap menghadapi banyak situasi, mulai dari fight jarak dekat sampai rotasi zona.<\/p>\n<p>Jangan hanya menumpuk semua skill damage. Tanpa sustain dan utility, kalian bisa cepat tumbang setelah satu fight.<\/p>\n<h2>Senjata yang Cocok untuk Solo vs Squad<\/h2>\n<h3>Shotgun untuk Close Combat<\/h3>\n<p>Shotgun seperti M1887 cocok untuk duel jarak dekat. Damage besar bisa membantu kalian menjatuhkan satu musuh dengan cepat.<\/p>\n<p>Tapi shotgun butuh aim rapi. Kalau tembakan meleset, rekan squad musuh bisa langsung masuk dan menghukum kalian.<\/p>\n<h3>SMG untuk Tempo Cepat<\/h3>\n<p>SMG seperti MP40 atau UMP cocok untuk player yang suka movement cepat. Senjata ini enak dipakai saat mengejar musuh yang terpisah atau fight di bangunan.<\/p>\n<p>Gunakan SMG untuk duel cepat, tapi jangan memaksakannya untuk jarak terlalu jauh.<\/p>\n<h3>AR untuk Mid Range<\/h3>\n<p>Assault Rifle seperti SCAR, Groza, atau G36 cocok untuk jarak menengah. AR memberi fleksibilitas ketika kalian harus menahan musuh dari cover.<\/p>\n<p>Dalam Solo vs Squad, AR berguna untuk memberi damage sebelum musuh mendekat.<\/p>\n<h3>Sniper untuk Membuka Fight<\/h3>\n<p>Sniper bisa dipakai untuk knock musuh dari jauh. Kalau satu anggota squad lawan tumbang, tekanan mereka akan berkurang.<\/p>\n<p>Namun, jangan terlalu lama di satu posisi. Setelah menembak beberapa kali, squad musuh bisa membaca lokasi kalian dan mulai push.<\/p>\n<h2>Kesalahan Saat Main Solo vs Squad Free Fire<\/h2>\n<h3>Terlalu Percaya Diri Setelah Knock Satu Musuh<\/h3>\n<p>Knock satu musuh memang enak, tapi jangan langsung merasa fight selesai. Masih ada rekan squad lain yang bisa membalas.<\/p>\n<p>Setelah knock, cek posisi sekitar. Baru putuskan apakah ingin finishing, reposition, atau menunggu musuh lain maju.<\/p>\n<h3>Berdiri di Area Terbuka<\/h3>\n<p>Area terbuka adalah musuh besar di Solo vs Squad. Kalau empat orang melihat kalian tanpa cover, peluang selamat sangat kecil.<\/p>\n<p>Selalu cari batu, pohon, bangunan, atau Gloo Wall sebelum mengambil fight.<\/p>\n<h3>Rush Tanpa Informasi<\/h3>\n<p>Rush tanpa info bisa membuat kalian masuk ke tengah squad lawan. Sebelum push, cari tahu jumlah musuh, posisi mereka, dan jalur keluar jika fight gagal.<\/p>\n<p>Kalau tidak ada informasi, lebih baik tahan dulu.<\/p>\n<h3>Terlalu Lama Looting Setelah Menang Fight<\/h3>\n<p>Setelah menang fight, jangan langsung looting terlalu lama. Suara tembakan bisa menarik squad lain.<\/p>\n<p>Heal, reload, cek sekitar, lalu ambil item penting saja. Jangan sibuk memilih loot sampai kena third party.<\/p>\n<h2>Solo vs Squad Cocok untuk Latihan Skill<\/h2>\n<p>Solo vs Squad Free Fire cocok untuk player yang ingin melatih mental, game sense, aim, dan kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan tinggi.<\/p>\n<p>Cara setting-nya cukup mudah: pilih mode Squad, matikan auto-match, pilih map, lalu mulai match sendirian.<\/p>\n<p>Namun, menang di Solo vs Squad tidak cukup dengan nekat. Kalian harus pintar memilih landing spot, membaca posisi musuh, memecah fight jadi duel kecil, memakai Gloo Wall, dan tahu kapan harus mundur.<\/p>\n<p>Kalau dimainkan dengan sabar, mode ini bisa membuat skill kalian naik cukup cepat. Tapi kalau dimainkan asal barbar, yang naik cuma jumlah match too soon.<\/p>\n<p>Kalau kalian sedang latihan Solo vs Squad dan butuh diamond untuk karakter, bundle, skin senjata, atau item Free Fire lainnya, <strong>yokkstore.id<\/strong> bisa jadi pilihan praktis buat kebutuhan game kalian. Cek <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/beli\/free-fire\"><strong>top up diamond free fire murah dan legal<\/strong><\/a> atau langsung kunjungi <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/\"><strong>top up ff<\/strong><\/a> biar top up tetap aman, legal, dan nggak ribet.<\/p>\n<h2>FAQ<\/h2>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pertanyaan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Jawaban<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Bagaimana cara setting Solo vs Squad Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pilih mode Squad, matikan fitur auto-match, pilih map yang ingin dimainkan, lalu tekan start untuk masuk match sendirian melawan squad lain.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Apakah Solo vs Squad cocok untuk pemula Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Solo vs Squad cukup berat untuk pemula total. Sebaiknya kuasai dulu aim, Gloo Wall, rotasi, dan cara membaca posisi musuh sebelum sering memainkan mode ini.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Apa senjata terbaik untuk Solo vs Squad Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kombinasi shotgun atau SMG untuk close combat dan AR atau sniper untuk jarak menengah-jauh bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Bagaimana cara menang Solo vs Squad?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pecah fight menjadi duel 1v1, manfaatkan cover, jangan berdiri di area terbuka, finishing musuh knock jika aman, dan selalu siapkan Gloo Wall untuk reset.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Di mana top up diamond Free Fire untuk beli karakter?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kalian bisa memakai <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/beli\/free-fire\"><strong>top up diamond free fire murah dan legal<\/strong><\/a> lewat <strong>yokkstore.id<\/strong> untuk kebutuhan diamond Free Fire.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara setting Solo vs Squad Free Fire sering dicari survivor yang ingin menguji skill lebih jauh tanpa bergantung pada rekan tim. Mode ini memang punya tantangan berbeda. Kalian tidak lagi melawan satu pemain saja, tapi harus siap menghadapi satu squad penuh yang bisa datang dari beberapa arah. Buat konten, latihan mekanik, atau sekadar menguji mental, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4363","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-free-fire"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4363"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4363\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4365,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4363\/revisions\/4365"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}