{"id":4645,"date":"2026-06-12T06:50:41","date_gmt":"2026-06-12T06:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.yokkstore.id\/?p=4645"},"modified":"2026-06-12T06:50:41","modified_gmt":"2026-06-12T06:50:41","slug":"dimitri-vs-wukong-free-fire","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/dimitri-vs-wukong-free-fire\/","title":{"rendered":"Dimitri vs Wukong Free Fire, Mana yang Lebih Kuat?"},"content":{"rendered":"<p>Dimitri vs Wukong Free Fire sering jadi perdebatan menarik, terutama buat player yang suka memakai karakter dengan skill aktif. Keduanya sama-sama punya kemampuan unik, tapi arah penggunaannya sangat berbeda.<\/p>\n<p>Dimitri lebih kuat untuk gameplay support dan team fight karena bisa membantu healing serta memberi peluang bangkit saat knock. Sementara Wukong lebih cocok untuk pemain yang suka bermain licik, masuk dari angle tidak terduga, lalu mencuri kill dengan cepat.<\/p>\n<p>Masalahnya, banyak player memilih karakter aktif hanya karena populer. Padahal di Free Fire, satu slot skill aktif sangat penting. Salah pilih karakter bisa membuat gameplay kalian terasa kurang maksimal.<\/p>\n<p>Supaya tidak bingung, berikut perbandingan Dimitri dan Wukong di Free Fire dari sisi skill, gaya main, kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi penggunaannya.<\/p>\n<h2>Mengenal Dimitri dan Wukong di Free Fire<\/h2>\n<p>Free Fire punya banyak karakter dengan skill aktif dan pasif. Untuk skill aktif, player hanya bisa membawa satu dalam satu match, jadi pemilihannya harus benar-benar dipikirkan.<\/p>\n<p>Dimitri dan Wukong sama-sama masuk kategori karakter aktif. Bedanya, Dimitri punya fungsi sustain dan support, sedangkan Wukong lebih fokus ke stealth, surprise attack, dan duel yang mengandalkan momentum.<\/p>\n<p>Kalau kalian bermain squad, Dimitri sering terasa lebih aman karena skill-nya bisa membantu tim. Tapi kalau kalian suka bermain solo, flank, atau menyerang dari posisi mengejutkan, Wukong punya value yang cukup menyebalkan untuk lawan.<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Karakter<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Tipe Skill<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Gaya Main Cocok<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Dimitri<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Healing area dan self-revive<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Support, squad fight, defensif, dan clutch aman<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Wukong<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kamuflase menjadi semak<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Flank, surprise attack, solo play, dan close combat<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dari awal saja sudah kelihatan kalau keduanya bukan karakter yang bisa dibandingkan secara mentah. Dimitri unggul untuk bertahan dan membantu tim, sedangkan Wukong unggul untuk membuat lawan lengah.<\/p>\n<h2>Skill Dimitri Free Fire<\/h2>\n<p>Dimitri punya skill aktif bernama Healing Heartbeat. Skill ini menciptakan area penyembuhan yang bisa memulihkan HP pemain di dalamnya.<\/p>\n<p>Yang membuat Dimitri menarik adalah efek self-revive. Ketika pemain berada dalam area skill dan sedang knock, ada peluang untuk bangkit sendiri tanpa harus langsung ditolong teman.<\/p>\n<p>Dalam squad fight, efek ini bisa sangat penting. Saat war kacau dan teman sedang sibuk menahan musuh, Dimitri bisa memberi ruang tambahan agar pemain yang knock tidak langsung tamat.<\/p>\n<p>Skill ini juga cocok untuk momen bertahan di balik Gloo Wall, rumah, atau zona akhir. Saat semua orang sedang saling lempar damage, area healing Dimitri bisa membantu squad bertahan sedikit lebih lama.<\/p>\n<h3>Kelebihan Dimitri<\/h3>\n<p>Kelebihan utama Dimitri adalah fleksibilitas dalam squad. Ia bisa dipakai untuk support, bertahan, atau membantu tim saat fight mulai berantakan.<\/p>\n<p>Healing area membuat Dimitri berguna untuk reset singkat. Misalnya setelah terkena damage, kalian bisa masuk ke area skill sambil healing dan menunggu timing untuk serang balik.<\/p>\n<p>Efek self-revive juga menjadi nilai tambah besar. Dalam mode squad, satu pemain yang bisa bangkit lagi bisa mengubah tempo fight, apalagi kalau musuh tidak sempat melakukan finishing.<\/p>\n<p>Dimitri juga lebih ramah untuk pemain yang suka bermain aman. Kalian tidak harus selalu mencari kill agar skill-nya terasa berguna.<\/p>\n<h3>Kekurangan Dimitri<\/h3>\n<p>Kekurangan Dimitri adalah skill-nya tidak memberi damage tambahan atau movement speed besar untuk menyerang. Jadi, karakter ini tidak langsung membuat kalian lebih mematikan dalam duel.<\/p>\n<p>Area skill juga punya batas. Kalau kalian keluar dari area atau musuh menekan terlalu agresif, manfaatnya bisa berkurang.<\/p>\n<p>Selain itu, Dimitri tetap membutuhkan cover. Jangan mengaktifkan skill di area terbuka lalu berharap bisa selamat dari tembakan banyak musuh.<\/p>\n<p>Skill-nya kuat, tapi harus dipakai di posisi yang tepat. Gloo Wall, hard cover, dan timing tetap jadi bagian penting.<\/p>\n<h2>Skill Wukong Free Fire<\/h2>\n<p>Wukong punya skill aktif bernama Camouflage. Skill ini membuat pemain berubah menjadi semak untuk beberapa waktu.<\/p>\n<p>Kemampuan ini unik karena bisa mengganggu fokus lawan. Saat Wukong berubah menjadi semak, musuh bisa kesulitan membaca posisi, terutama dalam situasi cepat atau area yang ramai.<\/p>\n<p>Wukong cocok untuk pemain yang suka bermain sabar, mencari celah, lalu menyerang ketika musuh lengah. Karakter ini bisa sangat menyebalkan jika dipakai oleh player yang paham timing.<\/p>\n<p>Namun, Wukong bukan karakter yang bisa asal dipakai. Kalau timing transformasi buruk, kalian justru bisa terlihat aneh dan mudah ditembak.<\/p>\n<h3>Kelebihan Wukong<\/h3>\n<p>Kelebihan utama Wukong adalah surprise factor. Ia bisa membuat musuh kehilangan fokus, terutama saat duel jarak dekat atau war di area sempit.<\/p>\n<p>Wukong juga cocok untuk flank. Kalian bisa mendekati lawan dengan cara yang tidak biasa, lalu membuka tembakan ketika musuh tidak siap.<\/p>\n<p>Dalam beberapa situasi, Wukong bisa dipakai untuk kabur atau reset posisi. Saat musuh kehilangan visual, kalian bisa mencari cover atau memutar ke angle lain.<\/p>\n<p>Karakter ini sangat cocok untuk player yang suka bermain licik, sabar, dan tidak selalu menyerang dari depan.<\/p>\n<h3>Kekurangan Wukong<\/h3>\n<p>Kekurangan Wukong adalah cooldown dan ketergantungan pada momentum. Kalau skill dipakai di waktu yang salah, kalian bisa kehilangan kesempatan besar.<\/p>\n<p>Wukong juga tidak memberi healing atau perlindungan langsung. Jadi, kalau sudah ketahuan dan ditembak, kalian tetap harus mengandalkan movement, Gloo Wall, dan aim.<\/p>\n<p>Selain itu, Wukong lebih sulit dimaksimalkan oleh pemula. Butuh pemahaman map, timing, dan posisi musuh agar skill-nya benar-benar berguna.<\/p>\n<p>Kalau dipakai asal berubah jadi semak di tempat terbuka, musuh berpengalaman tetap bisa membaca dan menembak kalian.<\/p>\n<h2>Perbandingan Dimitri vs Wukong Free Fire<\/h2>\n<p>Untuk melihat siapa yang lebih kuat, kita perlu membandingkan keduanya berdasarkan beberapa aspek penting dalam match.<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Aspek<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Dimitri<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Wukong<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Fungsi utama<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Healing dan self-revive<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kamuflase dan surprise attack<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cocok untuk squad<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Sangat cocok<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cocok jika dipakai untuk flank<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cocok untuk solo<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Cukup cocok<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Sangat cocok untuk player licik dan sabar<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kemudahan digunakan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Lebih mudah<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Lebih sulit dan butuh timing<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Manfaat saat clutch<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Bagus untuk bertahan dan revive<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Bagus untuk mengecoh dan ambush<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kalau dilihat dari fungsi tim, Dimitri lebih unggul. Tapi kalau bicara potensi mengejutkan musuh, Wukong punya keunikan yang tidak dimiliki Dimitri.<\/p>\n<h2>Dimitri Lebih Cocok untuk Siapa?<\/h2>\n<p>Dimitri cocok untuk player yang sering bermain squad dan ingin memberi kontribusi lebih ke tim. Skill-nya membantu saat war berlangsung panjang atau ketika squad terkena tekanan.<\/p>\n<p>Kalau kalian sering bermain sebagai support, second rusher, atau pemain yang menjaga posisi belakang, Dimitri bisa jadi pilihan aman.<\/p>\n<p>Dimitri juga cocok untuk player yang masih belajar. Skill-nya mudah dipahami dan manfaatnya jelas, terutama saat kalian atau teman terkena knock.<\/p>\n<p>Dalam mode Clash Squad, Dimitri juga cukup berguna karena fight sering terjadi di area sempit. Area healing bisa dipakai untuk bertahan di balik Gloo Wall atau bangunan.<\/p>\n<h2>Wukong Lebih Cocok untuk Siapa?<\/h2>\n<p>Wukong cocok untuk player yang suka bermain agresif tapi tidak asal frontal. Karakter ini lebih kuat jika dipakai untuk mencari celah, bukan untuk adu tembak langsung dari depan.<\/p>\n<p>Kalau kalian suka flank, masuk dari samping, atau membuat musuh bingung, Wukong bisa sangat menyenangkan.<\/p>\n<p>Wukong juga cocok untuk solo player yang sering harus bertahan sendiri. Dengan kamuflase, kalian bisa mencari momen untuk kabur, mengintai, atau menyerang saat musuh lengah.<\/p>\n<p>Namun, karakter ini butuh pengalaman. Pemain yang belum paham timing mungkin akan merasa skill Wukong tidak terlalu berguna.<\/p>\n<h2>Combo Skill untuk Dimitri<\/h2>\n<p>Dimitri bisa dipadukan dengan beberapa karakter pasif untuk membuatnya lebih kuat dalam squad fight.<\/p>\n<h3>Dimitri dengan Jota<\/h3>\n<p>Jota cocok untuk pemain yang memakai Dimitri sambil tetap aktif menyerang. Jota membantu sustain saat close combat, sementara Dimitri membantu healing area dan self-revive.<\/p>\n<h3>Dimitri dengan Hayato<\/h3>\n<p>Hayato memberi tekanan damage saat HP berkurang. Dipadukan dengan Dimitri, kalian bisa tetap berbahaya saat kondisi fight mulai intens.<\/p>\n<h3>Dimitri dengan Kelly<\/h3>\n<p>Kelly membantu movement, sehingga kalian bisa lebih cepat masuk cover, mengejar posisi, atau mundur setelah mengaktifkan skill Dimitri.<\/p>\n<h3>Dimitri dengan Moco<\/h3>\n<p>Moco membantu memberi informasi posisi musuh setelah terkena tembakan. Ini berguna untuk squad yang ingin bermain lebih rapi dan tidak kehilangan target.<\/p>\n<h2>Combo Skill untuk Wukong<\/h2>\n<p>Wukong membutuhkan combo yang mendukung serangan cepat, burst damage, dan movement.<\/p>\n<h3>Wukong dengan Hayato<\/h3>\n<p>Hayato membantu memberikan tekanan saat duel berlangsung keras. Setelah Wukong mengecoh musuh, Hayato bisa membantu damage terasa lebih sakit.<\/p>\n<h3>Wukong dengan Kelly<\/h3>\n<p>Kelly membantu mobilitas Wukong. Ini cocok untuk player yang suka flank cepat dan masuk dari angle berbeda.<\/p>\n<h3>Wukong dengan Jota<\/h3>\n<p>Jota cocok untuk Wukong yang sering bermain close combat dengan SMG atau shotgun. Setelah berhasil menyerang mendadak, sustain dari Jota bisa membantu melanjutkan fight.<\/p>\n<h3>Wukong dengan Dasha<\/h3>\n<p>Dasha membantu mengurangi recoil dan membuat kontrol senjata lebih nyaman. Ini berguna saat Wukong keluar dari kamuflase dan harus segera menembak akurat.<\/p>\n<h2>Dimitri vs Wukong untuk Clash Squad<\/h2>\n<p>Dalam Clash Squad, Dimitri biasanya lebih aman. Mode ini sering mempertemukan dua tim dalam area kecil, sehingga healing dan self-revive punya nilai besar.<\/p>\n<p>Dimitri membantu tim bertahan saat war berlangsung ketat. Kalau ada satu pemain knock di balik Gloo Wall, skill Dimitri bisa memberi peluang untuk bangkit.<\/p>\n<p>Wukong tetap bisa dipakai di Clash Squad, tapi lebih situasional. Ia bagus untuk mengecoh musuh, masuk dari angle mengejutkan, atau mencuri kill di momen kacau.<\/p>\n<p>Kalau kalian bermain dengan squad yang komunikasinya rapi, Dimitri lebih konsisten. Kalau kalian percaya diri sebagai playmaker, Wukong bisa jadi pilihan yang lebih berani.<\/p>\n<h2>Dimitri vs Wukong untuk Battle Royale<\/h2>\n<p>Dalam Battle Royale, pilihan antara Dimitri dan Wukong tergantung gaya main. Dimitri cocok untuk squad yang ingin bermain aman dan bertahan sampai late game.<\/p>\n<p>Skill Dimitri berguna saat rotasi berbahaya, war zona akhir, atau ketika squad perlu reset setelah diserang.<\/p>\n<p>Wukong lebih cocok untuk solo atau duo yang suka bermain taktis. Kamuflase bisa membantu bertahan, menyergap musuh, atau menghindari duel yang tidak menguntungkan.<\/p>\n<p>Kalau ingin konsisten, Dimitri lebih aman. Kalau ingin gameplay yang lebih tricky dan penuh kejutan, Wukong lebih seru.<\/p>\n<h2>Siapa yang Lebih Baik, Dimitri atau Wukong?<\/h2>\n<p>Kalau harus memilih karakter yang lebih fleksibel dan lebih mudah dipakai, Dimitri bisa dibilang lebih unggul. Skill-nya berguna untuk banyak situasi dan bisa membantu seluruh tim.<\/p>\n<p>Dimitri juga lebih ramah untuk pemula karena manfaatnya jelas. Healing, self-revive, dan area support sangat membantu dalam mode squad maupun Clash Squad.<\/p>\n<p>Namun, Wukong bukan karakter lemah. Di tangan pemain yang pintar membaca momen, Wukong bisa sangat menyebalkan. Ia bisa mengubah duel dengan kamuflase dan surprise attack.<\/p>\n<p>Jadi, jawabannya tergantung kebutuhan. Untuk support dan konsistensi, pilih Dimitri. Untuk stealth, flank, dan permainan licik, pilih Wukong.<\/p>\n<h2>Kesalahan Saat Memakai Dimitri dan Wukong<\/h2>\n<p>Karakter bagus tetap bisa terasa buruk kalau dipakai dengan cara yang salah. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi.<\/p>\n<h3>Mengaktifkan Dimitri di Area Terbuka<\/h3>\n<p>Skill Dimitri sebaiknya dipakai di balik cover. Kalau kalian mengaktifkannya di area terbuka, musuh tetap bisa menembak dengan mudah.<\/p>\n<h3>Terlalu Mengandalkan Self-Revive<\/h3>\n<p>Self-revive bukan jaminan selamat. Kalau musuh langsung melakukan finishing atau melempar grenade, kalian tetap bisa tumbang.<\/p>\n<h3>Memakai Wukong Tanpa Timing<\/h3>\n<p>Wukong butuh timing. Berubah jadi semak di posisi yang salah justru membuat kalian mudah ditebak.<\/p>\n<h3>Memaksa Duel Frontal dengan Wukong<\/h3>\n<p>Wukong lebih cocok untuk mengecoh dan menyergap. Kalau kalian memakainya untuk duel frontal terus-menerus, potensi skill-nya tidak maksimal.<\/p>\n<p>Kalau kalian sedang menyiapkan akun Free Fire untuk membeli karakter, bundle, pet, skin senjata, atau item event tertentu, pastikan diamond dibeli lewat tempat yang jelas dan aman. Kalian bisa cek <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/beli\/free-fire\"><strong>top up diamond free fire murah dan legal<\/strong><\/a> di <strong>yokkstore.id<\/strong>, atau langsung lihat pilihan <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/\"><strong>top up ff<\/strong><\/a> yang tersedia buat kebutuhan akun kalian.<\/p>\n<h2>FAQ<\/h2>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Pertanyaan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Jawaban<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Siapa yang lebih bagus antara Dimitri dan Wukong di Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Dimitri lebih fleksibel dan cocok untuk squad, sedangkan Wukong lebih cocok untuk player yang suka flank, kamuflase, dan surprise attack.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Apa kelebihan Dimitri di Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Dimitri punya skill healing area dan self-revive yang berguna untuk squad fight, bertahan, dan clutch di situasi sulit.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Apa kelebihan Wukong di Free Fire?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Wukong bisa berubah menjadi semak untuk mengecoh musuh, melakukan flank, menyergap lawan, atau mencari momen kabur.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Apakah Dimitri cocok untuk Clash Squad?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Ya, Dimitri cocok untuk Clash Squad karena area healing dan self-revive bisa membantu tim bertahan saat duel berlangsung intens.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Di mana bisa top up diamond Free Fire untuk beli karakter?<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #000; padding: 8px;\">Kalian bisa cek <a href=\"https:\/\/yokkstore.id\/beli\/free-fire\"><strong>top up diamond free fire murah dan legal<\/strong><\/a> di <strong>yokkstore.id<\/strong> untuk kebutuhan karakter, bundle, pet, skin senjata, dan item event.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dimitri vs Wukong Free Fire sering jadi perdebatan menarik, terutama buat player yang suka memakai karakter dengan skill aktif. Keduanya sama-sama punya kemampuan unik, tapi arah penggunaannya sangat berbeda. Dimitri lebih kuat untuk gameplay support dan team fight karena bisa membantu healing serta memberi peluang bangkit saat knock. Sementara Wukong lebih cocok untuk pemain yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4646,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_daextinma_seo_power":"","_daextinma_enable_ail":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-free-fire"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4645"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4647,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4645\/revisions\/4647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yokkstore.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}