Hero counter Martis MLBB yang efektif tidak cukup hanya mempunyai stun. Fighter ini justru mendapatkan Control Immunity dan Damage Reduction ketika Mortal Coil aktif, sehingga crowd control yang dilempar pada timing salah bisa terbuang begitu saja.

Ancaman Martis juga meningkat ketika HP lawan mulai rendah. Decimation berubah menjadi True Damage jika target berada di bawah 50% HP. Kalau ultimate tersebut menghasilkan kill, Martis bisa menggunakannya kembali sambil memperoleh tambahan Movement Speed.
Inilah alasan satu kesalahan kecil bisa berubah menjadi dua atau tiga eliminasi beruntun. Martis tidak harus memenangkan team fight sejak awal. Ia hanya perlu menemukan target pertama dengan HP rendah untuk memulai reset.
Minsitthar, Franco, Baxia, Phoveus, Kaja, dan Diggie punya cara berbeda untuk mengganggu pola tersebut. Ada yang membatasi movement skill, mengisolasi Martis, mengurangi sustain, menghukum mobilitas, sampai melindungi satu tim dari crowd control.
Kenapa Martis Sulit Dilawan?
Martis merupakan Fighter dengan spesialisasi Finisher dan Charge yang sangat nyaman dimainkan sebagai Jungler.
Kekuatan utamanya berasal dari kombinasi mobilitas, Control Immunity, Damage Reduction, Attack Speed tinggi, dan ultimate yang bisa di-reset.
Asura’s Wrath Menaikkan Attack Speed
Setiap Martis menggunakan skill, Attack Speed-nya meningkat sebesar 30% selama empat detik.
Efek tersebut bisa ditumpuk sampai empat kali atau maksimal 120% tambahan Attack Speed.
Ketika mencapai stack penuh, Martis juga memperoleh tambahan Physical Attack berdasarkan level hero.
Artinya, setelah seluruh skill digunakan, Martis masih berbahaya melalui Basic Attack.
Asura Aura Mengumpulkan Lawan
Skill 1 menarik lawan menuju area berbentuk kipas di depan Martis.
Target menerima Physical Damage sekaligus slow sebesar 40% selama dua detik.
Skill ini biasa digunakan untuk:
- mengumpulkan beberapa hero;
- membuka combo Mortal Coil;
- mencegah target menjauh;
- atau mengatur posisi sebelum Decimation.
Mortal Coil Memberikan Control Immunity
Skill 2 merupakan bagian terpenting dari kit Martis.
Pada penggunaan pertama, Martis melakukan tiga serangan sambil bergerak dan bisa mengubah arah serangan menggunakan joystick.
Serangan pertama dan ketiga memberikan knockback.
Skill kemudian bisa digunakan kembali untuk melakukan leap ke depan dan memberikan airborne kepada lawan yang terkena.
Selama Mortal Coil digunakan, Martis mendapatkan:
- Control Immunity;
- 60% Damage Reduction.
Inilah alasan mencoba menghentikan Martis menggunakan stun biasa ketika animasi Mortal Coil sudah berjalan sering gagal.
Decimation Bisa Menghasilkan True Damage
Ultimate Martis menerjang satu hero target dan menghasilkan Physical Damage besar.
Namun, jika HP target berada di bawah 50%, damage tersebut berubah menjadi True Damage.
Physical Defense tidak bisa digunakan untuk menahan bagian True Damage tersebut seperti Physical Damage biasa.
Kill Memberikan Reset Ultimate
Kalau Decimation berhasil mendapatkan kill, Martis bisa menggunakan ultimate kembali selama beberapa detik.
Ia juga mendapatkan tambahan Movement Speed 100% yang perlahan berkurang selama lima detik.
Setiap penggunaan Decimation berikutnya setelah reset meningkatkan damage ultimate hingga batas tertentu.
Karena itu, jangan biarkan beberapa hero dengan HP rendah berdiri berdekatan ketika Martis masih hidup.
6 Hero Counter Martis MLBB Terbaik
| Hero | Cara Counter Martis | Efektivitas |
|---|---|---|
| Minsitthar | Membatasi movement skill dengan King’s Calling | Sangat Tinggi |
| Franco | Pick-off dan hard control pada window Mortal Coil | Tinggi |
| Baxia | Frontline tebal dan mengurangi sustain | Situasional-Tinggi |
| Phoveus | Menghukum dash dan displacement | Situasional |
| Kaja | Mengurangi damage dan membatasi area gerak | Tinggi |
| Diggie | Control Immunity tim dan anti-engage | Tinggi |
1. Minsitthar

Minsitthar menjadi salah satu counter paling natural karena King’s Calling secara langsung membatasi movement skill hero yang berada di dalam areanya.
Martis membutuhkan Mortal Coil bukan hanya untuk damage, tetapi juga untuk masuk, mengubah posisi, memberikan knockback, mendapatkan Damage Reduction, dan melakukan airborne.
King’s Calling Membatasi Mortal Coil
Ultimate Minsitthar menciptakan area bersama empat Royal Guards.
Hero lawan di dalam area:
- terkena slow;
- dan tidak bisa menggunakan movement skill.
Ini membuat Martis kehilangan sebagian besar fleksibilitas pergerakannya selama berada di King’s Calling.
Timing terbaik adalah menempatkan ultimate ketika Martis hendak masuk atau setelah ia menghabiskan sebagian Mortal Coil.
Jangan Menunggu Martis Sudah Sampai Backline
Kalau King’s Calling baru digunakan setelah Martis berhasil mencapai Marksman, value-nya terlambat.
Gunakan ultimate sebagai zona yang harus dilewati Martis sebelum mencapai damage dealer tim.
Shield Assault Membantu Menerima Damage
Skill 2 memberikan Damage Reduction terhadap damage dari arah depan.
Dengan positioning yang tepat, Minsitthar bisa menjadi frontline yang cukup nyaman untuk menerima engage pertama Martis.
Mark of the King Memberikan Stun
Basic Attack dan skill Minsitthar memberikan Mark of the King.
Setelah mencapai lima stack, serangan berikutnya meledakkan mark, memberikan damage dan stun selama 0,8 detik sekaligus memulihkan HP Minsitthar.
Gunakan stun setelah Mortal Coil berakhir, bukan memaksakannya ketika Martis sedang mendapatkan Control Immunity.
2. Franco

Franco cocok kalau strategi tim adalah mengisolasi Martis sebelum team fight berkembang.
Martis berbahaya ketika bisa masuk ke beberapa target sekaligus. Franco berusaha mencegah kondisi itu terjadi.
Iron Hook Bisa Memisahkan Martis dari Tim
Kalau Martis sedang melakukan rotasi atau mengambil posisi terlalu depan, Iron Hook bisa menariknya menuju Franco.
Satu hook sebelum Turtle atau Lord bisa memaksa Martis kehilangan HP, Battle Spell, atau bahkan langsung tereliminasi.
Bloody Hunt Memberikan Hard Control
Ultimate Franco menahan satu target selama 1,8 detik sambil menghasilkan beberapa serangan.
Namun, timing terhadap Martis tetap perlu diperhatikan karena Mortal Coil memberinya Control Immunity.
Window yang paling aman adalah:
- sebelum Martis mulai Mortal Coil;
- setelah penggunaan Mortal Coil selesai;
- atau ketika ia sudah commit ke posisi yang buruk.
Jangan Buang Ultimate Terlalu Cepat
Kalau Martis masih berdiri jauh dan belum menggunakan Skill 2, menyimpan Bloody Hunt sering lebih menekan daripada langsung membuka fight ke hero lain.
Martis akan lebih berhati-hati masuk selama Franco masih mempunyai ultimate.
Franco Bagus untuk Mencegah Reset
Kalau Martis baru saja mendapatkan kill dan berlari menuju target kedua, Franco bisa berdiri dekat hero yang HP-nya rendah.
Begitu Martis masuk, gunakan hard control sebelum ia memperoleh Decimation berikutnya.
3. Baxia

Baxia bukan hard counter terhadap seluruh mekanik Martis, tetapi ia bagus untuk menjadi tembok pertama yang harus dilewati Martis.
Hero ini mempunyai Damage Reduction bawaan dan bisa menekan sustain jika Martis menggunakan item regenerasi atau Spell Vamp.
Baxia Mark Mengurangi Damage yang Diterima
Passive Baxia mengurangi final damage yang diterimanya.
Ketika ultimate aktif, efek Damage Reduction tersebut semakin besar.
Ini membuat Baxia jauh lebih aman menerima rangkaian Asura Aura dan Mortal Coil dibanding hero tipis.
Baxia Mark Mengurangi Shield dan HP Regen
Hero yang terkena skill Baxia mengalami pengurangan Shield dan HP Regen sebesar 40% selama empat detik.
Efek ini berguna kalau Martis membangun sustain melalui:
- Spell Vamp;
- regenerasi item;
- shield;
- atau support healer.
Anti-Regen Bukan Alasan Utama
Martis sendiri tidak mempunyai mechanic healing besar pada skill dasarnya.
Jadi, jangan menganggap Baxia otomatis hard counter hanya karena mempunyai anti-heal.
Nilai terbesar Baxia justru berasal dari durability, mobility, dan kemampuan menjadi frontline yang sulit dieksekusi Martis dengan cepat.
Jaga HP agar Tidak Masuk Threshold Decimation
Baxia memang tebal, tetapi jika HP turun di bawah 50%, Decimation tetap berubah menjadi True Damage.
Jangan terus memaksa tanking hanya karena mempunyai banyak defense.
4. Phoveus

Phoveus bisa menjadi counter situasional terhadap Martis karena passive Astaros’ Gaze bereaksi terhadap blink, dash, atau displacement hero lawan di sekitarnya.
Mortal Coil membuat Martis terus bergerak selama combo, sehingga Phoveus bisa mendapatkan pengurangan cooldown dari movement tersebut.
Astaros’ Gaze Menghukum Mobilitas Martis
Ketika hero lawan melakukan blink, dash, atau terkena displacement di dekat Phoveus:
- cooldown Demonic Force berkurang;
- cooldown skill lain juga ikut berkurang.
Martis yang terus reposition menggunakan Mortal Coil memberi Phoveus lebih banyak kesempatan memutar skill.
Ultimate Phoveus Tidak Otomatis Aktif karena Martis Dash
Ini perlu dibedakan dari versi Phoveus lama.
Current Infernal Pursuit membutuhkan Sinner’s Mark pada target.
Demonic Force, Astaros Eye, dan Dark Wave bisa memberikan mark tersebut.
Jadi, Martis melakukan dash hanya membantu mengurangi cooldown Phoveus. Dash itu sendiri tidak otomatis membuat Phoveus langsung bisa melompat dengan ultimate.
Demonic Force Memberikan Shield
Enhanced Basic Attack Phoveus memberikan damage berdasarkan Max HP lawan sekaligus memberikan shield berdasarkan Max HP Phoveus.
Ini membuatnya lebih nyaman berduel dalam pertarungan yang berlangsung agak lama.
Jangan Paksa Phoveus Menjadi Hard Counter
Kalau Martis bisa menghindari skill dan tidak terkena Sinner’s Mark, value Phoveus turun.
Karena itu, Phoveus lebih cocok disebut counter situasional terhadap pola movement Martis daripada counter mutlak.
5. Kaja

Kaja mendapat revamp besar pada 2026 dan sekarang lebih cocok dipahami sebagai Support control yang sangat mobile.
Nilainya saat menghadapi Martis datang dari Paralysis, mobilitas, dan kemampuan membatasi ruang gerak menggunakan ultimate.
Wings of Lightning Mengurangi Damage Martis
Skill damage Kaja menerapkan Paralysis kepada lawan.
Efek tersebut:
- memberikan slow singkat;
- dan mengurangi damage yang dihasilkan target.
Current reduction-nya sebesar 8% selama beberapa detik.
Kalau Martis terkena skill Kaja sebelum commit, burst berikutnya menjadi sedikit lebih mudah ditahan.
Ring of Order untuk Mengganggu Engage
Skill 1 memberikan Magic Damage di area sekaligus memulihkan HP Kaja.
Gunakan ketika Martis mulai mendekat agar Paralysis sudah aktif sebelum ia masuk lebih dalam.
Soaring Wings Membantu Menyesuaikan Posisi
Setelah revamp, Kaja mempunyai mobilitas lebih besar melalui Soaring Wings.
Skill tersebut memungkinkan Kaja bergerak cepat untuk menutup jalur Martis atau kembali menuju backline.
Divine Binding Membatasi Ruang
Pada revamp 2026, ultimate Kaja diubah menjadi kontrol berbasis lasso pada area target.
Hero lawan yang terjebak di dalamnya dibatasi pergerakannya, sementara Kaja dapat mempersempit area tersebut.
Gunakan untuk membuat Martis sulit bebas mengejar target dengan HP rendah.
Timing Masih Menjadi Kunci
Mortal Coil memberikan Control Immunity.
Karena itu, jangan sekadar mengeluarkan seluruh control Kaja ketika Martis sedang berada di fase tersebut.
Tunggu movement-nya selesai atau paksa Martis menggunakan Mortal Coil lebih awal sebelum team fight utama.
6. Diggie

Diggie tidak meng-counter Martis dengan burst.
Ia mengurangi value engage Martis dengan memberikan perlindungan kepada seluruh tim.
Time Journey Memberikan Control Immunity
Ultimate Diggie menghapus seluruh debuff pada ally di sekitar, memberikan shield, lalu memberi Control Immunity selama dua detik.
Ini sangat berguna ketika Martis mencoba membuka fight menggunakan:
- tarikan Asura Aura;
- knockback Mortal Coil;
- atau airborne dari penggunaan kedua Skill 2.
Ultimate Diggie Tidak Menghentikan Decimation
Control Immunity bukan Damage Immunity.
Kalau hero tim sudah berada di bawah 50% HP, Decimation tetap menjadi ancaman besar.
Jangan menggunakan Time Journey lalu merasa semua hero otomatis aman dari ultimate Martis.
Reverse Time Membatasi Chase
Skill 2 Diggie menandai satu hero selama beberapa detik.
Kalau target keluar dari area, ia akan ditarik kembali lebih cepat.
Ini bisa digunakan untuk mengganggu Martis yang mencoba mengejar Marksman atau Mage setelah menggunakan Mortal Coil.
Auto Alarm Bomb untuk Zoning
Bomb Diggie bisa disimpan di jalur yang kemungkinan digunakan Martis.
Begitu target masuk ke jangkauan, bomb mengejar dan meledak untuk memberikan Magic Damage serta slow.
Letakkan di:
- pintu masuk Lord;
- bush jungle;
- jalur belakang Marksman;
- atau area buff yang ingin diinvade Martis.
Jangan Gunakan Strategi Feeder sebagai Default
Diggie jauh lebih bernilai saat hidup karena Time Journey bisa menentukan hasil team fight.
Memberikan kill gratis kepada Martis justru berbahaya karena mempercepat Gold dan item Jungler lawan.
Terlebih lagi, Martis merupakan hero yang sangat menikmati momentum snowball.
Hero Counter Martis Mana yang Paling Efektif?
| Kebutuhan Tim | Hero |
|---|---|
| Membatasi movement skill | Minsitthar |
| Pick-off | Franco |
| Frontline tahan Physical Damage | Baxia |
| Menghukum movement berulang | Phoveus |
| Control dan damage reduction | Kaja |
| Proteksi seluruh tim | Diggie |
Kalau hanya memilih satu hero yang mekaniknya paling langsung mengganggu Martis, Minsitthar menjadi pilihan paling jelas karena King’s Calling membatasi movement skill di dalam areanya.
Untuk Roamer, Franco cocok jika tim ingin mencari pick-off, sedangkan Diggie lebih bagus ketika prioritasnya melindungi beberapa hero sekaligus.
Item Counter Martis MLBB

Item counter Martis perlu dipilih berdasarkan tahap combo yang ingin kamu tahan.
Physical Defense sangat membantu melawan Asura Aura dan Mortal Coil, tetapi jangan lupa Decimation bisa berubah menjadi True Damage ketika HP di bawah 50%.
1. Antique Cuirass
Antique Cuirass merupakan salah satu item paling konsisten untuk Tank atau Fighter yang sering menjadi target skill Martis.
Ketika pengguna terkena Skill Damage, passive Deter mengurangi Physical Damage dari hero penyerang sebesar 6% selama dua detik.
Efek tersebut bisa ditumpuk sampai tiga kali.
Kenapa Cocok untuk Martis?
Sebagian besar damage sebelum Decimation berasal dari skill:
- Asura Aura;
- tiga serangan Mortal Coil;
- dan leap kedua Mortal Coil.
Multi-hit tersebut membuat stack Deter relatif mudah terbentuk.
Antique Cuirass Tidak Menahan True Damage seperti Physical Damage
Kalau HP sudah masuk di bawah 50%, Decimation berubah menjadi True Damage.
Jadi, item defense bukan alasan untuk membiarkan HP jatuh terlalu rendah.
2. Winter Crown
Winter Crown menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menghindari eksekusi Martis jika timing penggunaannya tepat.
Active Frozen membuat hero:
- untargetable;
- immune terhadap damage;
- selama dua detik.
Selama durasi tersebut, pengguna tidak bisa bergerak atau menggunakan skill.
Gunakan Sebelum Decimation Masuk
Kalau Martis sudah mengincar hero dengan HP rendah, Winter Crown bisa digunakan untuk membuat target tidak tersedia sementara.
Ini juga dapat memutus momentum reset karena Martis harus mencari target lain atau menunggu Frozen selesai.
3. Immortality
Immortality tidak mencegah Martis mendapatkan damage pada combo pertamanya, tetapi memberi kesempatan hidup kedua.
Item ini sangat berguna pada late game ketika satu kematian bisa membuka Lord atau base.
Namun, jangan menganggap Immortality sepenuhnya menghentikan snowball Martis.
Yang terpenting adalah bagaimana tim menjaga area revive supaya Martis tidak bisa kembali mendapatkan kill setelah hero bangkit.
4. Tough Boots
Tough Boots memberikan Magic Defense dan mengurangi durasi crowd control serta slow yang bisa dipengaruhi Resilience.
Item ini bisa membantu menghadapi slow Asura Aura.
Namun, Tough Boots bukan counter penuh Mortal Coil.
Efek displacement seperti knockback dan airborne tidak semuanya bisa dipangkas seperti stun atau slow biasa.
5. Sea Halberd atau Glowing Wand
Gunakan Lifebane kalau Martis membangun sustain tinggi atau mendapat dukungan healer.
Physical Damage dealer bisa menggunakan Sea Halberd, sedangkan Mage bisa memakai Glowing Wand.
Namun, jangan otomatis membeli anti-heal setiap kali melihat Martis.
Hero ini tidak mempunyai healing bawaan besar seperti Ruby atau Estes.
Perhatikan build Martis dan komposisi tim lawan terlebih dahulu.
Item yang Jangan Diandalkan untuk Menahan Decimation

Physical Defense Saja Tidak Cukup
Blade Armor, Antique Cuirass, atau Physical Defense tinggi tetap bagus untuk sebagian besar combo.
Namun, Decimation menghasilkan True Damage jika HP target berada di bawah 50%.
Kuncinya adalah mencegah HP masuk threshold tersebut sebelum Martis mendapat kesempatan menggunakan ultimate.
Jangan Menunggu HP Kritis untuk Bertahan
Melawan hero lain, HP 30% mungkin masih cukup untuk mundur.
Melawan Martis, kondisi tersebut bisa menjadi lampu hijau untuk Decimation.
Gunakan heal, shield, Flicker, atau defensive item lebih awal.
Cara Counter Mortal Coil Martis
1. Jangan Buang CC saat Skill Sedang Aktif
Mortal Coil memberi Martis Control Immunity.
Kalau kamu melihat animasi Skill 2 sudah berjalan, jangan langsung melempar seluruh stun tim.
Tunggu sampai rangkaian serangannya selesai.
2. Mundur Menyamping
Martis bisa mengubah arah Mortal Coil sekali.
Bergerak lurus ke belakang membuat arah serangan lebih mudah dibaca.
Kalau memungkinkan, ubah posisi ke samping sambil menjaga jarak.
3. Hukum setelah Skill 2 Habis
Begitu Mortal Coil selesai, Martis kehilangan:
- Control Immunity;
- 60% Damage Reduction;
- dan sebagian besar mobilitasnya.
Ini merupakan window terbaik untuk menggunakan hard crowd control.
4. Jangan Berikan Target HP Rendah
Martis sering menggunakan Mortal Coil untuk mencapai hero dengan HP rendah lalu mengakhirinya memakai Decimation.
Kalau HP sudah turun terlalu jauh, mundur sebelum ia berhasil mendekat.
Cara Counter Decimation Martis
1. Jaga HP di Atas 50%
Ini terdengar sederhana, tetapi sangat penting.
Decimation menghasilkan Physical Damage pada kondisi normal, tetapi berubah menjadi True Damage ketika target berada di bawah 50% HP.
2. Jangan Berkumpul dalam Kondisi Sekarat
Setelah satu kill, Martis mendapat Movement Speed besar dan bisa menggunakan Decimation kembali.
Kalau dua hero lain juga sedang rendah HP, satu kill bisa berubah menjadi rangkaian eliminasi.
3. Gunakan Heal dan Shield sebelum Threshold
Jangan menunggu ultimate Martis hampir mengenai target.
Naikkan HP lebih awal menggunakan healing, shield, atau regen supaya target keluar dari kondisi execute.
4. Gunakan Winter Crown saat Martis Commit
Target dengan active Frozen tersedia bisa memaksa Martis membatalkan rencana eksekusi dan memilih lawan lain.
Cara Counter Martis di Early Game
Jangan Beri Snowball Gratis
Martis mempunyai damage dan Control Immunity yang kuat sejak early game.
Hero tipis sebaiknya tidak memaksakan duel river hanya karena ingin contest satu creep.
Track Rotasi Jungler
Martis paling berbahaya ketika datang ke lane dengan HP target sudah berkurang.
Kalau posisi Martis tidak terlihat, Gold Laner dan Mid Laner sebaiknya tidak terlalu maju.
Jangan Invade tanpa Damage Cukup
Mortal Coil memberikan Damage Reduction 60%.
Invade yang setengah-setengah bisa berubah menjadi kesempatan Martis mendapatkan kill pertama.
Cara Counter Martis di Mid Game
Jangan Masuk Objective dengan HP Setengah
Sebelum Turtle atau Lord, pastikan hero yang sedang rendah HP melakukan reset terlebih dahulu jika memungkinkan.
Memulai objective dalam kondisi 40% HP membuat Martis mempunyai target Decimation sejak awal.
Bait Mortal Coil
Gunakan skill poke atau frontline untuk memaksa Martis mengaktifkan Mortal Coil sebelum fight utama.
Setelah skill habis, lakukan re-engage.
Simpan Satu Hard CC
Jangan gunakan semua stun ke Tank lawan.
Kalau Martis belum masuk, sisakan setidaknya satu alat control untuk menghentikan chase setelah Mortal Coil selesai.
Cara Counter Martis di Late Game
Prioritaskan HP, Bukan Ego
Kalau HP tinggal sedikit setelah satu team fight, mundur.
Satu pemain yang mencoba mengambil wave dengan HP 30% bisa memberikan Martis reset ultimate gratis.
Jaga Backline
Marksman dan Mage merupakan target ideal karena relatif mudah dibawa ke bawah 50% HP.
Roamer harus menjaga jalur masuk, bukan mengejar Tank lawan terlalu jauh.
Hindari Fight Berantakan
Martis menyukai fight yang terpecah karena bisa berpindah dari satu target sekarat ke target lain.
Lebih aman mempertahankan formasi dan memusatkan damage pada satu target.
Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Melawan Martis
1. Stun ketika Mortal Coil Aktif
Martis mendapat Control Immunity selama skill tersebut berlangsung.
Tunggu sampai skill selesai.
2. Menganggap Physical Defense Bisa Menghentikan Ultimate
Ketika HP di bawah 50%, Decimation berubah menjadi True Damage.
3. Tetap War dalam Kondisi HP Rendah
Target HP rendah adalah bahan bakar reset Martis.
4. Berkumpul setelah Satu Hero Mati
Martis mendapat Movement Speed setelah kill dan bisa langsung mengejar target berikutnya.
5. Menganggap Phoveus Langsung Bisa Ultimate Setiap Martis Dash
Current Phoveus tetap membutuhkan Sinner’s Mark untuk menggunakan Infernal Pursuit.
Dash Martis lebih berfungsi mengurangi cooldown melalui Astaros’ Gaze.
6. Mengandalkan Anti-Heal sebagai Counter Utama
Martis bukan hero yang seluruh kekuatannya berasal dari regen.
Membatasi Mortal Coil dan Decimation jauh lebih penting.
7. Menggunakan Diggie hanya untuk Gaya Feeder
Time Journey jauh lebih bernilai ketika Diggie tetap hidup bersama tim.
Memberikan kill gratis justru mempercepat item Martis.
Kunci Counter Martis Ada di Mortal Coil dan HP 50%
Martis terasa sangat kuat ketika lawan melawan dengan cara yang salah. Crowd control dilempar saat Mortal Coil aktif, beberapa hero bertahan dengan HP rendah, lalu Decimation mendapat satu kill dan mulai melakukan reset.
Minsitthar bisa membatasi movement skill menggunakan King’s Calling. Franco menunggu window untuk mengisolasi Martis, sementara Diggie melindungi tim dari rangkaian crowd control.
Baxia lebih cocok menjadi frontline yang sulit dijatuhkan, Phoveus menghukum pola movement secara situasional, sedangkan Kaja bisa mengurangi damage dan membatasi ruang gerak Martis setelah revamp.
Yang paling penting, jangan menilai Martis hanya dari jumlah Physical Defense yang kamu punya. Jaga HP sebelum masuk threshold 50%, paksa Mortal Coil keluar terlebih dahulu, lalu gunakan crowd control ketika Control Immunity-nya sudah berakhir.
Kalau ingin melengkapi hero atau skin sebelum push rank, kamu bisa melakukan Top up Mobile Legends murah dan legal sesuai kebutuhan Diamond.
Melalui Yokkstore.id, kamu bisa melakukan Top Up instan tanpa perlu memberikan password akun game.
FAQ
| Siapa hero counter Martis terbaik? | Minsitthar menjadi salah satu counter paling langsung karena King’s Calling membuat lawan di dalam area tidak bisa menggunakan movement skill. Franco dan Diggie juga kuat untuk pick-off atau proteksi tim. |
| Apakah Minsitthar counter Martis? | Ya. King’s Calling membatasi movement skill di dalam area sehingga bisa mengurangi kebebasan Martis menggunakan Mortal Coil untuk masuk, mengejar, atau reposition. |
| Apakah Franco bisa counter Martis? | Bisa. Franco bagus untuk mengisolasi Martis, tetapi timing control sebaiknya dilakukan sebelum Mortal Coil aktif atau setelah skill tersebut selesai karena Martis mendapat Control Immunity selama penggunaannya. |
| Kenapa Martis sulit di-stun? | Mortal Coil memberikan Control Immunity dan 60% Damage Reduction selama skill digunakan. |
| Kapan ultimate Martis menjadi True Damage? | Decimation menghasilkan True Damage ketika HP target berada di bawah 50%. |
| Kenapa Martis bisa menggunakan ultimate berkali-kali? | Jika Decimation mendapatkan kill, Martis dapat menggunakannya kembali selama window reset dan memperoleh tambahan Movement Speed. Damage penggunaan berikutnya juga meningkat sampai batas tertentu. |
| Apa item counter Martis? | Antique Cuirass membantu menahan Physical Skill Damage, Winter Crown bisa digunakan untuk menghindari eksekusi pada timing tertentu, dan Immortality memberikan kesempatan hidup kedua di late game. |
| Apakah Physical Defense bisa menahan ultimate Martis? | Physical Defense membantu ketika Decimation masih menghasilkan Physical Damage. Namun, jika HP target di bawah 50%, ultimate berubah menjadi True Damage sehingga defense biasa tidak bekerja dengan cara yang sama. |
| Apakah Diggie counter Martis? | Diggie efektif untuk melindungi tim karena Time Journey menghapus debuff, memberi shield, dan memberikan Control Immunity selama dua detik. Namun, skill tersebut tidak membuat tim immune terhadap damage Decimation. |
| Apakah Phoveus counter Martis? | Phoveus bersifat situasional. Movement Martis bisa mengurangi cooldown skill Phoveus melalui Astaros’ Gaze, tetapi Infernal Pursuit tetap membutuhkan Sinner’s Mark agar bisa digunakan. |
| Di mana bisa top up Diamond Mobile Legends? | Kamu bisa melakukan top up ML melalui Yokkstore.id dengan proses Top Up instan. |
