Obsidia bisa menjadi Marksman yang sangat mengganggu ketika dibiarkan mendapatkan item dan menumpuk Bone Shard dengan bebas. Sekali Basic Attack-nya dilepas dalam kondisi stack tinggi, damage tambahan dari pasif bisa membuat hero tipis kehilangan HP dengan cepat.

Namun, mekanik tersebut juga memberi petunjuk jelas tentang cara melawannya. Obsidia sangat bergantung pada Basic Attack, Attack Speed, posisi yang aman, serta kesempatan untuk terus mengumpulkan Bone Energy.
Artinya, kamu tidak harus selalu membunuh Obsidia dalam satu combo. Mengurangi Attack Speed, memantulkan Basic Attack, memaksanya salah posisi, atau menekannya sejak Gold Lane sudah cukup untuk menurunkan impact hero ini.
Berikut hero, item, spell, dan cara bermain yang bisa digunakan untuk counter Obsidia di Mobile Legends Season 41.
Kenapa Obsidia Bisa Sangat Sakit?
Kekuatan utama Obsidia berasal dari pasif Return to Bone.
Setiap kali memberikan damage, ia bisa mengumpulkan Bone Energy yang kemudian berubah menjadi Bone Shard. Ketika Obsidia melakukan Basic Attack, shard yang sudah terkumpul ikut menyerang target tersebut.
Bone Shard juga mewarisi sebagian Attack Effect dari item Obsidia. Itu sebabnya build berbasis Attack Speed dan Attack Effect bisa menghasilkan damage berlapis ketika stack-nya sudah banyak.
Ultimate Hunt of Bone menambah ancaman tersebut. Obsidia bisa menempelkan tether ke hero lawan, mendekat ke target, membatasi penggunaan skill displacement, lalu mendapatkan tambahan Bone Shard dan Attack Speed sementara.
Kalau hero tipis terkena Ultimate dalam keadaan sendirian, Obsidia punya peluang besar menyelesaikan duel.
1. Belerick
Belerick tetap menjadi salah satu jawaban paling natural untuk Marksman yang bergantung pada Basic Attack.
Pasif Belerick bisa memberikan serangan balik ketika ia menerima damage. Semakin sering lawan menyerangnya, semakin banyak kesempatan pasif tersebut aktif.
Ini membuat pola permainan Obsidia menjadi tidak nyaman. Ia ingin terus menembakkan Basic Attack, sementara Belerick justru senang menerima serangan berulang.
Belerick juga mempunyai taunt yang bisa memaksa Obsidia menyerang pada timing yang tidak menguntungkan.
Build Counter Obsidia untuk Belerick
Kombinasi yang paling masuk akal adalah:
- Chastise Pauldron untuk menekan Attack Speed;
- Blade Armor untuk Physical Defense sekaligus damage reflection dari Basic Attack;
- Dominance Ice jika Obsidia mempunyai lifesteal atau shield tinggi;
- Vengeance sebagai Battle Spell jika ingin menahan burst sekaligus memberikan damage balik.
Meski begitu, jangan sekadar berdiri di depan dan berharap Obsidia terus menyerangmu. Pemain yang memahami matchup biasanya akan berhenti menembak ketika Vengeance aktif atau mencoba menyerang hero lain.
Gunakan crowd control Belerick untuk memaksanya masuk ke situasi yang tidak nyaman.
2. Baxia
Baxia juga menjadi salah satu counter Obsidia yang konsisten dalam data Ranked terbaru.
Alasannya cukup masuk akal dari sisi mekanik. Obsidia menghasilkan banyak instance Physical Damage melalui serangan dan shard, sedangkan Baxia mempunyai kemampuan mengurangi damage yang diterima.
Selain itu, Baxia Mark dapat mengganggu efek pemulihan lawan. Ini berguna jika Obsidia menggunakan lifesteal atau mendapatkan shield dan sustain dari build-nya.
Mobilitas Baxia juga membuatnya bisa menutup jarak sebelum Obsidia mendapatkan posisi menembak yang nyaman.
Cara Memakai Baxia Melawan Obsidia
Jangan menunggu Obsidia mendapatkan free hit selama beberapa detik.
Gunakan Baxia-Shield Unity untuk masuk, paksa Obsidia berpindah posisi, lalu biarkan rekan satu tim melanjutkan damage.
Baxia tidak harus membunuh Obsidia sendirian. Tugas utamanya adalah membuat Marksman tersebut kehilangan ruang untuk melakukan Basic Attack dengan bebas.
3. Kaja
Kaja menjadi salah satu matchup sulit bagi Obsidia di rank tinggi.
Keunggulan utamanya berasal dari kemampuan mengunci target melalui Divine Judgment.
Obsidia tetap merupakan Marksman dengan durability terbatas. Ketika berhasil ditarik keluar dari posisi aman dan terkena suppression, ia tidak mempunyai banyak waktu untuk memanfaatkan Bone Shard yang sudah dikumpulkan.
Ini menjadi pendekatan berbeda dibanding Belerick dan Baxia.
Belerick mencoba menghukum Obsidia ketika menyerang. Kaja justru berusaha memastikan Obsidia tidak sempat menyerang sama sekali.
Cara Kaja Counter Obsidia
Jangan membuka map terlalu jelas sebelum team fight.
Gunakan semak dan vision untuk mencari angle terhadap Obsidia. Kalau Kaja terlihat terus berada di depan, Obsidia cukup menjaga jarak dari Ultimate.
Begitu posisi Marksman terlalu maju, masuk menggunakan combo lalu serahkan follow-up damage kepada tim.
4. Bruno
Kalau membutuhkan counter langsung dari Gold Lane, Bruno menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Obsidia membutuhkan waktu untuk mengembangkan stack dan mendapatkan item. Bruno mempunyai tekanan lane yang lebih langsung sehingga bisa memanfaatkan fase awal tersebut.
Damage Bruno per serangan juga lebih condong ke hit besar daripada spam Basic Attack tanpa henti.
Tujuan memainkan matchup ini bukan sekadar mencari kill.
Tekan wave, paksa Obsidia kehilangan HP saat mengambil Gold, lalu manfaatkan kesempatan untuk mendapatkan Turret Shield atau rotasi lebih dulu.
5. Layla
Layla terdengar seperti pilihan aneh karena sama-sama Marksman yang minim mobilitas, tetapi jangkauan menjadi senjata utamanya.
Obsidia jauh lebih berbahaya jika berhasil masuk ke jarak Ultimate dan memaksakan duel.
Layla bisa memainkan matchup dari jarak lebih aman setelah level dan range serangannya meningkat.
Namun, matchup ini sangat bergantung pada positioning.
Kalau Layla berjalan sendirian dan terkena Hunt of Bone, ia tetap bisa kalah dengan cepat. Jadi, manfaatkan range dan jangan memberikan Obsidia jalur lurus menuju backline.
Apakah Karina Bisa Counter Obsidia?
Karina masih bisa menjadi pilihan situasional.
Skill 1 miliknya sangat berguna terhadap Basic Attack dan membuat Karina bisa mendekati Marksman tanpa langsung menerima seluruh damage dari serangan biasa.
Data matchup terbaru juga menunjukkan Karina mempunyai sedikit keunggulan terhadap Obsidia.
Namun, ada risikonya.
Ultimate Obsidia dapat membatasi skill displacement target ketika tether sudah terpasang. Jadi, jangan masuk tanpa memperhitungkan Hunt of Bone.
Lebih aman menunggu Obsidia menggunakan Ultimate terlebih dahulu sebelum Karina melakukan dive.
Bagaimana dengan Popol dan Kupa?
Popol dan Kupa tetap bisa memberikan tekanan terhadap Obsidia, terutama karena Kupa membantu zoning dan Popol mempunyai kontrol area.
Namun, statistik matchup terkini tidak sepenuhnya konsisten antar-rank dan sumber.
Karena itu, lebih tepat menyebut Popol dan Kupa sebagai pilihan matchup yang playable daripada hard counter universal.
Spell Terbaik untuk Counter Obsidia

Vengeance
Vengeance menjadi Battle Spell paling menarik untuk Tank atau Fighter yang harus menerima serangan Obsidia.
Selama aktif, spell ini mengurangi damage yang diterima sekaligus mengembalikan sebagian damage kepada penyerang.
Efek reflection Vengeance memang sudah dikurangi pada patch sebelumnya, tetapi fungsi defensifnya masih sangat berguna ketika menghadapi damage berulang.
Vengeance paling efektif pada hero seperti Belerick yang memang ingin berdiri dekat dengan Marksman lawan.
Aegis
Untuk Marksman atau hero tipis, Aegis bisa menjadi alternatif jika masalah utamanya adalah bertahan dari burst Obsidia.
Shield tambahan dapat memberi waktu beberapa saat untuk bertahan sampai rekan satu tim datang membantu.
Namun, Aegis tidak menghentikan Obsidia menyerang. Jadi, positioning tetap lebih penting daripada sekadar mengandalkan shield.
Item Counter Obsidia Terbaik
Pilihan item harus disesuaikan dengan role. Tidak semua hero perlu membeli tiga item Defense sekaligus hanya karena lawan menggunakan Obsidia.
| Item | Fungsi Melawan Obsidia | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Chastise Pauldron | Mengurangi Attack Speed dan Attack Speed cap penyerang setelah memberikan damage. | Tank/Fighter |
| Blade Armor | Memberikan Physical Defense dan memantulkan sebagian damage Basic Attack. | Tank/Fighter |
| Dominance Ice | Memberikan Hybrid Defense serta Lifebane untuk mengurangi heal, shield, dan lifesteal penyerang. | Tank/Fighter/Support |
| Wind of Nature | Memberikan Physical Damage immunity sementara ketika Wind Chant diaktifkan. | Marksman |
| Rose Gold Meteor | Memberikan shield ketika HP rendah dan tambahan survivability tanpa kehilangan seluruh atribut ofensif. | Fighter/Marksman tertentu |
Dari daftar tersebut, Chastise Pauldron dan Blade Armor menjadi dua pilihan paling spesifik terhadap pola Basic Attack Obsidia.
Dominance Ice tetap berguna, tetapi jangan membeli item tersebut dengan asumsi masih mengurangi Attack Speed seperti versi lama. Untuk fungsi itu, Chastise Pauldron sekarang jauh lebih relevan.
Apakah Wind of Nature Wajib Melawan Obsidia?
Tidak selalu, tetapi item ini sangat berguna untuk Marksman.
Wind Chant membuat pengguna Marksman kebal terhadap Physical Damage selama dua detik.
Timing tersebut bisa menghilangkan sebagian besar window burst Obsidia ketika ia menggunakan Ultimate dan mulai melepaskan Basic Attack.
Jangan aktifkan terlalu cepat.
Tunggu sampai Obsidia benar-benar commit menyerang agar durasi Wind Chant tidak habis sebelum damage utamanya keluar.
Cara Counter Obsidia Sejak Early Game
Obsidia termasuk hero yang jauh lebih nyaman ketika pertandingan memasuki mid sampai late game.
Karena itu, jangan memberinya laning phase gratis.
Gold Laner dengan tekanan awal bisa memaksanya bermain lebih defensif, sedangkan Roamer dapat melakukan gank sebelum Obsidia mempunyai item dan stack yang cukup.
Semakin lama ia tertinggal Gold, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk mencapai damage optimal.
Jangan Biarkan Obsidia Farming Bone Shard dengan Bebas
Bone Energy bisa diperoleh ketika Obsidia memberikan damage kepada unit tertentu maupun hero.
Kalau ia terus dibiarkan membersihkan wave tanpa tekanan, stack akan berkembang secara natural.
Kontrol lane dan zoning menjadi penting.
Tidak perlu selalu memaksa kill. Membuat Obsidia kehilangan beberapa minion Gold sudah cukup untuk memperlambat power spike-nya.
Jangan Mengandalkan Dash Saat Terkena Ultimate
Hunt of Bone merupakan bagian paling berbahaya dari kit Obsidia karena target yang terkena tether tidak bisa menggunakan skill displacement secara bebas.
Hero yang sangat bergantung pada dash bisa tiba-tiba kehilangan mekanisme kaburnya.
Karena itu, jangan menunggu sampai Ultimate mengenai target baru mencari solusi.
Jaga posisi di belakang Tank dan usahakan Obsidia harus melewati frontline terlebih dahulu jika ingin masuk.
CC Obsidia Saat Ia Masuk
Ultimate Obsidia membuatnya harus mendekat kepada target.
Ini sekaligus menjadi kelemahan.
Begitu Obsidia commit menggunakan Hunt of Bone, Tank atau Support bisa langsung memberikan stun, suppression, taunt, atau crowd control lain.
Kalau Obsidia tidak bisa melakukan Basic Attack selama window Ultimate, sebagian besar damage yang seharusnya keluar ikut hilang.
Jangan Beri Obsidia Target Gratis di Backline
Kesalahan paling sering adalah Mage atau Marksman berjalan terlalu jauh dari Roamer.
Obsidia sangat senang melihat hero tipis sendirian karena Hunt of Bone bisa membuat target sulit kabur setelah terkena.
Saat memasuki area tanpa vision, biarkan Tank membuka map terlebih dahulu.
Jangan berjalan sendirian hanya karena ingin mengambil satu wave jika posisi Obsidia tidak terlihat.
Belerick + Vengeance + Blade Armor Memang Kuat, Tapi Bukan Auto-Win
Kombinasi ini sangat efektif secara mekanik karena Obsidia bergantung pada Basic Attack, sementara Belerick, Blade Armor, dan Vengeance sama-sama bisa menghukum serangan berulang.
Namun, pemain Obsidia masih mempunyai opsi untuk berhenti menyerang Belerick, mengubah target, menunggu Vengeance selesai, atau melakukan kite.
Counter yang baik tetap membutuhkan eksekusi.
Gunakan taunt dan positioning Belerick untuk memaksa Obsidia menyerang pada waktu yang tidak menguntungkan, bukan sekadar berharap lawan menembak Tank secara sukarela.
Pilih Counter Sesuai Role Tim
Kalau membutuhkan Roamer, Belerick dan Kaja menjadi pilihan menarik.
Untuk Jungler atau frontliner, Baxia bisa memberikan kombinasi durability, anti-sustain, dan tekanan jarak dekat.
Kalau ingin memenangkan matchup dari Gold Lane, tekan Obsidia sejak awal dengan hero yang punya lane pressure serta range baik seperti Bruno atau Layla.
Itemnya pun tidak harus sama. Tank lebih membutuhkan Chastise Pauldron atau Blade Armor, sementara Marksman bisa mempertimbangkan Wind of Nature.
Intinya adalah memotong hal yang membuat Obsidia kuat: Attack Speed, kesempatan farming, Bone Shard, dan ruang untuk terus melakukan Basic Attack.
Kalau setelah itu kamu ingin menyiapkan Diamond untuk hero, skin, atau Starlight, kamu bisa melakukan top up Mobile Legends murah dengan proses top up instan melalui yokkstore.id. Cukup masukkan Game ID dan Server ID dengan benar tanpa perlu memberikan password akun Mobile Legends.
FAQ
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Hero apa yang paling efektif counter Obsidia? | Baxia dan Belerick termasuk counter yang paling konsisten karena mampu menahan pola damage Obsidia. Kaja juga kuat untuk mengunci Obsidia sebelum ia bebas melakukan Basic Attack. |
| Item apa yang bagus untuk counter Obsidia? | Chastise Pauldron dan Blade Armor menjadi pilihan utama untuk Tank atau Fighter. Marksman dapat mempertimbangkan Wind of Nature untuk menahan Physical Damage pada timing penting. |
| Apakah Dominance Ice mengurangi Attack Speed Obsidia? | Tidak seperti versi lama, Dominance Ice saat ini bukan item utama untuk mengurangi Attack Speed. Fungsi tersebut lebih tepat diberikan oleh Chastise Pauldron, sedangkan Dominance Ice berguna untuk Defense dan Lifebane. |
| Spell apa yang bagus untuk melawan Obsidia? | Vengeance sangat cocok untuk Tank dan Fighter karena mengurangi damage sekaligus memberikan damage balik. Aegis bisa menjadi opsi defensif untuk hero yang membutuhkan shield tambahan. |
| Bagaimana cara melawan Ultimate Obsidia? | Jangan mengandalkan dash setelah tether mengenai target. Jaga posisi dekat rekan satu tim, lalu gunakan crowd control kepada Obsidia ketika ia masuk agar tidak bebas melepaskan Basic Attack dan Bone Shard. |
